Selang Pertanian, WA: 0888-5672-168

Selang Pertanian. Cabai merah atau Cabai Rawit adalah salah satu dari banyak komoditas sayuran penting yang banyak diusahakan oleh para petani yang cukup berdampak dengan adanya perubahan iklim. Luas pertanaman cabai dari tahun ke tahun selalu meningkat dan berkembang karena mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. Selang Irigasi Pertanian biasanya dipakai saat musim Kemarau tiba. Pada umumnya cabai merah dan cabai rawit ditanam pada akhir musim hujan atau menjelang musim kemarau, dengan tujuan untuk menghindari kendala – kendala yang terjadi di musim hujan. Sementara pada musim kemarau, masalah yang timbul adalah terbatasnya ketersediaan sumber daya air sehingga terbatas dalam kuantitas, kualitas, waktu dan kebutuhan di lokasi Lahan pertanaman. Jaringan irigasi pada umumnya menggunakan saluran irigasi terbuka, sudah saatnya dikembangkan sistem irigasi lain yang tetap memperhatikan aspek kepraktisan dan kelayakan. Salah satu sistem irigasi yang dapat digunakan untuk tanaman cabai adalah sistem irigasi Selang Plastik Pertanian, dimana dengan mengembangkan sistem ini, dapat menghemat pemakaian air secara efektif dan efisien.

Keuntungan sistem Selang Plastik Irigasi ini adalah sedikit menggunakan air, air tidak terbuang percuma, dan penguapan bisa diminimalkan. Irigasi Selang ini sederhana cara kerjanya, bisa dijadikan pilihan ideal untuk mengatasi masalah kekeringan atau sedikitnya ketersediaan air di lahan – lahan kering. Irigasi Selang sederhana ini dilakukan dengan tujuan untuk memanfaatkan ketersediaan air yang sangat terbatas secara efisien.

 

Selang Pertanian

Prinsip Dasar Selang Pertanian

Prinsip dasarnya sederhana, memompa air ke penampungan air (Tandon Air) setinggi 3 meter dan mengalirkannya ke tanaman dengan perantara pipa dan Selang Plastik Irigasi yang dilubangi dengan jarak sesuai jarak antar tanaman. Penyiraman dilakukan sebanyak 2 (dua) kali sehari, pagi dan petang selama 10 (sepuluh) menit sampai dengan 12 (duabelas) menit tergantung fase dan masa pertumbuhan tanaman. Sistem tekanan air rendah ini menyalurkan air secara lambat dan akurat pada akar – akar tanaman, tetes demi tetes.

Metode pengairan dengan irigasi dengan Selang Plastik ini dilakukan dengan instalasi jaringan pipa air dengan menggunakan pralon PVC (polivinilchlorida) pada tiap bedengan tanaman. Komponen utama adalah pipa paralon dengan dua ukuran yang berbeda, Selang Plastik Irigasi, pompa air dan tandon air. Pipa yang berdiameter lebih besar (2 atau 3 inch) digunakan sebagai pipa atau Selang Plastik, sementara yang lebih kecil (3/4 inc) digunakan sebagai pipa tetes. Pipa utama berfungsi sebagai pembagi air ke setiap selang tetes. Selang tetes diberi lubang untuk meneteskan air  ke setiap tanaman dengan jarak sesuai jarak antar tanaman.

Selang Pertanian untuk Irigasi Tetes

Untuk mengalirkan air dari sumbernya diperlukan pompa air. Pengairan atau penyiraman dilakukan sebanyak 2 (dua) kali dalam sehari, pagi dan petang dengan lama penyiraman tergantung fase dan masa pertumbuhan tanaman. Pada fase pertumbuhan penyiraman dilakukan selama 10 (sepuluh) menit, pada fase pembungaan dan pembuahan 11 (sebelas) menit dan fase panen 12 (duabelas) menit.

Keuntungan menggunakan Selang Plastik

Dibandingkan dengan penyiraman sistem semprot yang memerlukan jumlah air yang banyak, sistem pengairan Selang Pertanain Irigasi sederhana ini lebih menghemat air. Sistem semprot air membutuhkan air yang sangat banyak sementara tanah tidak diberi waktu yang cukup untuk menyerap air. Hasilnya air akan lolos di permukaan mengakibatkan erosi. Irigasi Selang Pertanian ini tidak membuang – buang air, tidak menyebabkan erosi dan sedikit air yang menguap sehingga cukup dapat menghemat air. Dan air memiliki waktu untuk menyerap ke dalam dan secara kapiler keseluruh area perakaran.
Demikian juga dengan kebiasaan para petani yang melakukan penyiraman tanaman dengan menggunakan gembor berkapasitas 15 liter, yang dilakukan sebanyak 2 hari sekali. Satu gembor digunakan untuk menyiram 6 – 7 tanaman. Air yang digunakan untuk menyiram tanaman perbatang adalah 15 liter/7 tanaman sehingga per 1 batang tanaman menerima air air sebanyak 2,14 liter. Sedangkan kebutuhan air bagi tanaman cabai masing- masing fase pertumbuhan berbeda, agar air yang digunakan bisa optimal maka irigasi harus diatur sesuai dengan kebutuhannya. Irigasi yang sering dilakukan petani kebanyakan dengan menggunakan gembor. Dengan perlakuan tersebut kebutuhan air yang digunakan lebih banyak dibandingkan dengan menggunakan irigasi pipa sederhana.
Sistem irigasi dengan Selang Plastik sederhana ini cepat, mudah dirakit dan dapat dipergunakan berulang kali. Dalam kondisi iklim yang tidak menentu dan ketersediaan air yang sangat terbatas, kenapa tidak kita coba mengembangkan teknologi pengairan dengan pipa sederhana pada budidaya tanaman cabe terutama di musim kemarau. Selang Plastik Tic Tas, Selang Plastik kualitas super, dengan keunggulan Lebih Kuat, Ulet dan Tahan Lama, meingkatkan Produktifitas Pertanian. Diproduksi oleh PT Hidup Baru Plasindo, Selalu Utamakan Mutu, sejak 1982.

Informasi & Pemesanan:
Respon Cepat (Fast Respons) Silakan WA: 0888-5672-168 (Bpk. Adi Wijaya)

Klik di sini === https://wa.me/628885672168

Klik di sini === https://wa.me/628885672168

Klik di sini === https://wa.me/628885672168

 

Bagikan ini :