Irigasi Tetes Sederhana, WA: 0888-5672-168

Pengelolaan air dan juga Sumber Air dengan Irigasi Tetes Sederhana merupakan suatu sistem yang terpadu dari pengambilan air, penyaluran, pengaturan, pengaliran, dan pembagian, pemanfaatan dan perlindungan air irirgasi yang aman untuk usaha pertanian dan pembuangan berlebihan air dari lahan pertanian didalam jumlah dan sementara yang tepat, dengan obyek meningkatkan memproduksi tanaman dan pemanfaatan air secara ekonomis dan lebih berfungsi didalam aktivitas pertanian.

Irigasi Tetes Sederhana

Prinsip pengolahan air merupakan tindakan yang punya tujuan sesuaikan dan memelihara air sehingga tersedia didalam kuantitas dan kualitas yang menandai pada selagi yang diperlukan. Pengelolaan air tidak cuma mencakup faktor tehnik saja melainkan terhitung faktor ekonomi, sosial, kelembagaan dan aspek-aspek lain yang terkait dengan kesuksesan pelaksanaan pembangunan dan sarananya. Dibidang penelitian, perencanaan, perancangan, kontruksi, pelaksanaan, pemeliharaan dan rehabilitasi dari fasilitas irigasi dan drainase.

Irigasi Tetes Sederhana dengan Selang Plastik

Kita melihat penting pengolahan air gara-gara disamping untuk memelihara ketersediaan air dimassa yang dapat datang, maka ada kaitannya dengan pertanian. Kita kudu lakukan pengembangan sumber-sumber air dan pemanfaatannya secara menyeluruh, supaya cadangan air yang ada bisa dimanfaatkan secara efisien dan efisisen. Pengairan adalah suatu bidang pembinaan pada air, sumber air, juga kekayaan alam dan hewani yang terkandung didalamnya, juga didalamnya yang diusahakan oleh manisia. Jadi pengolahan air amat luas, tidak hanya terbatas untuk pertanian saja melainkan juga untuk memenuhi bermacam kepentingan hidup manisia dan mahkluk hidup lainya.

Irigasi Tetes Sederhana dengan Selang Plastik

Irigasi Tetes Untuk Cabe

Irigasi Permukaan dengan Irigasi Tetes Sederhana merupakan metode proses irigasi yang menyadap sumber air langsung di sungai, kemudian air irigasi dialirkan secara gravitasi lewat saluran hingga ke lahan pertanian. Disini dikenal saluran primer atau Induk dan sekunder, atau tersier. Pengaturan air ini dikerjakan dengan pintu air.

Fungsi irigasi permukaan Sawah atau Lahan Pertanian yang tersedia di kurang lebih sungai atau asal sumber air akan memperoleh pengairan secara merata bersama air yang konsisten mengalir, masalah akan berlangsung seandainya sungai yang mengaliri air ke kurang lebih sawah-sawah atau lahan-lahan pertanian mengalami surut air, sehingga air-air yang akan mengalir tidak akan merata sampai kesawah atau lahan pertanian yang letaknya di bawah, cuma lebih dari satu atau lahan-lahanpertanian yang bagian atas saja yang akan mengalami pengairan. Metode irigasi permukaan dapat dikelompokkan jadi dua, yaitu peluapan dan penggenangan bebas (tanpa kendali) dan juga peluapan penggenangan secara terkendali. Metode irigasi permukaan yang paling simple adalah peluapan bebas dan penggenangan. Air diberikan pada Lahan areal irigasi bersama jalan peluapan untuk penggenangan kiri dan kanan sungai yang mempunyai permukaan datar.

Iritasi Tetes Sederhana pada Tanaman

Proses Pemberian air pada irigasi tetes sanggup dilakukan bersama mengfungsikan alat aplikasi yang sanggup menambahkan air bersama debit yang rendah dan frekuensi yang tinggi (kontinu dan terus-menerus) disekitar akar tanaman. Tekanan atau semburan air yang masuk ke alat aplikasi dan dikeluarkan bersama tekanan mendekati nol untuk memperoleh tetesan yang konsisten menerus dan debit yang rendah. Drip Irigasi Sederhana bersama Tetes diklasifikasikan sebagai irigasi bersama tekanan rendah. Proses Irigasi Tetes, tingkat kelembaban tanah tersedia pada tingkat optimum, sanggup dipertahankan.

Selang Untuk Irigasi Tetes pada Tanaman Cabai

Irigasi Tetes Sederhana mempunyai keunggulan dibandingkan bersama dengan metoda irigasi lainnya, yakni menaikkan nilai ekonomis air, menaikkan perkembangan tanaman dan hasil tanaman, menaikkan efisiensi dan efektifitas bantuan pupuk, menekan efek penumpukan garam, menekan perkembangan gulma, dan menghemat tenaga kerja manusia. Beberapa kelemahan berasal dari irigasi tetes adalah perlu perawatan yang intensif, halangi perkembangan tanaman, dan keterbatas.an ongkos dan teknik.

Teteapi Kelemahan Irigasi Tetes, sanggup ditutupi bersama Tingginya Tingkat Produktifitas dalam Drip Irigasi Sederhana.

Nilai Produktifitas dengan Irigasi Tetes Sederhana dapat Tinggi jika, Selang Plastik sebagai Drip Irigasi Sederhana yang dipilih Selang Irigasi Tetes bersama Kualitas yang Tinggi, Terutama yang membawa Selang Plastik yang membawa Tingkat Ketahan yang lama, Ulet dan Kuat.

Pabrik Selang Plastik Tic Tas

Gunakan Irigasi Tetes Sederhana dengan memilih Selang Plastik Irigasi brand TIC TAS.

Selang Irigasi 3 Inch

Bagikan ini :

Selang Plastik PE

Selang Irigasi Tetes di antara metode di bidang Pertanian yang semakin tidak sedikit digunakan oleh semua Petani. Selang Irgasi Tetes ialah jenis Selang Plastik PE.

Sumber Air Sistem Irigasi Tetes

Irigasi adalahpenyediaan dan penataan air guna memenuhi keperluan tanaman dan Lahan Pertanian dengan meneteskan air di permukaan tanah.

Selang Plastik PE

Penggunaan Selang Plastik Irigasi Tetes dapat digabungkan  dengan pemakaian Mulsa Plastik. Metode Selang PE Irigasi Tetes memakai Selang PE Drip Irigasi Tetes, paling efisen dalam menglokasikan air pada tumbuhan dan Lahan Pertanian. Dikatakan Efisien Air disebabkan air yang dikeluarkan secara perlahan tidak banyak demi tidak banyak sehingga terdapat waktu guna air menjebol tanah, sehingga pemakaian air sangat tepat guna dan efektif. Oleh sebab itu, dalam pemakaian jumlah air guna Menyirami Tanaman, Metode Irigasi Tetes lebih efisien dikomparasikan penyiraman secara konvensional. Ketersediaan bakal air dan nutrisi untuk tanaman paling penting untuk pertumbuhannya, begitu pun ketersediaan ekstra lain laksana pupuk.

Selang Plastik PE Drip Irigasi Tetes Menghemat Tenaga Kerja.

Selang Plastik PE untuk Pertanian

Kegiatan penyiraman Tanaman butuh perlu dilaksanakan setiap hari untuk memastikan tercukupinya keperluan air untuk tanaman. Kalau Tanaman Lahan Pertanian Besar, akan tidak sedikit membutuhkan masa-masa dan tenaga Kerja, andai menggunakan teknik metode penyiraman konvensional. Saat ini, Biaya yang dikeluarkan guna Penyiraman Air dengan memakai Sumber Daya Manusia guna Tenga Kerja bakal besar. Dengan memakai Teknologi Metode Selang Irigasi Tetes, proses penyiraman bakal menjadi gampang dan sederhana. Dengan pertolongan Pompa Air Listirk atau Diesel, Air yang dari penampungan didorong mengarah ke Lahan Pertanian dan langsung mengairi permukaan Lahan Pertanian di bawah Mulsa Plastik Hitam Perak (kalau memakai Plastik Mulsa). Lama proses penyiraman pada cara Selang Irigasi Tetes ini tergantung dari tidak sedikit faktor. Faktornya diakibatkan antara lain, Luas Lahan Pertanian dan Daya Dorong Pompa Air. Di samping Penyiraman, Selang Irigasi Tetes bisa juga dipakai untuk menyerahkan dan menyalurkan Pupuk untuk tanaman. Bagi Pupuk dan Nutrisi mesti diperhatikan, untuk memakai Pupuk atau Nutrisi yang gampang larut dalam air, supaya tidak mengakibatkan penyumbatan pada Selang Plastik nya.

Selang Drip Irigasi dengan Tandon Air

Selang Plastik PE Drip Irigasi Tetes Meningkatkan Pendapatan Usaha Tani.

Untuk diketahui bareng disini bahwa biaya mula Pembelian dan Instalisasi Selang PE Irigasi Tetes memang lumayan besar. Tapi Investasi Biaya Besar ini bisa bertahan sampai lebih dari 2 (dua) Tahun. Selain bisa bertahan sampai 2 (dua) Tahun atau bahkan lebih bila diasuh dengan baik, ongkos besar yang dikeluarkan diawal pemasangan akan diblokir oleh hasil dari usaha tani yang dijalankan.

Selang Untuk Irigasi Tetes pada Tanaman Cabai

Hasil Usaha yang meningkat diakibatkan oleh pemakaian Irigasi Tetes dapat meminimalisir Biaya Tenaga Kerja Manusia guna Menyiram dan Memupuk. Di samping itu, pemakaian Selang Plastik PE Irigasi Tetes dapat meningkatkan efektifitas terpenuhinya keperluan Air untuk Tanaman Pertanian, maka Tanaman yang didapatkan dapat bertambah yang sekaligus Pendapatan Hasil Usaha bakal meningkat juga. Keuntungan yang diperoleh dari budidaya tanaman memakai Selang PE Drip Irigasi Tetes lebih tinggi dikomparasikan tanpa memakai Drip Irigasi Tetes. Biaya Investasi Tinggi Selang PE Drip Irigasi Tetes yang tinggi, dapat diblokir dari pendapatan tinggi yang diperoleh ketikan memakai Metode Teknologi Drip Irigasi Tetes. Kesimpulannya bahwa pemakaian Drip Irigasi Tetes pada Lahan Pertanian butuh dipertimbangkan guna dapat dipakai dan diterapkan, sebab memiliki tidak sedikit keuntungan yang bakal didapat andai menerapkan Selang Plastik Irigasi Tetes. Jaringan Irigasi terdiri dari Selang Induk dan Selang PE Drip Irigasi Tetes.

Selang Drip Irigasi Tetes

Selang Induk seringkali menggunakan Pralon PVC, tapi dapat diganti dengan Selang Plastik PE warna Hitam. Selang Plastik PE Drip Irigasi Tetes berbahan Plastik LDPE warna Hitam. Warna Hitam alami ini mempunyai kelebihan, sulit dimasuki cahaya matahari. Dengan tidak tertembus Sinar Matahari bakal menurunkan resiko adanya penyumbatan yang diakibatkan oleh lumut maupun alga. Jika terjadi penyumbatan bakal mengganggu kinerja Sistem Drip Irigasi Tetes. Untuk meyakinkan Selang Plastik Hitam LDPE dan Selang Plastik Drip Irigasi Tetes, pastikan memakai Kualitas yang Baik, Kuat, Ulet sampai-sampai dapat bertahan lama.

 

Selang PE sebagai Selang Irigasi Tetes

Bagikan ini :

Selang Untuk Irigasi Tetes

Bagi negara agraris laksana Indonesia, irigasi ialah prasarana yang lumayan menilai dalam pembangunan pertanian. Selang Untuk Irigasi Tetes, didefinisikan sebagai usaha peningkatan air pada tanah dengan tujuan merawat dan meningkatkan kelembaban tanah cocok dengankeperluan tanaman guna pertumbuhannya. Jumlah air yangdiserahkan tergantung kepada keperluan tanaman dan curah hujan di wilayah tersebut. Pada kenyataannya peningkatan air melulu dilakukan apabila penambahan air secara alami tidak mencukupikeperluan tanaman.

Selang Untuk Irigasi Tetes

Air tersebut sendiri di dalam tumbuhan berada dalam suasana aliran yang kontinyu. Selama pertumbuhannya tumbuhan terus-menerus mengabsorpsi air dari tanah dan menerbitkan pada ketika transpirasi. Ketersediaan air secara langsung memprovokasi proses fisiologi yang terjadi di dalam sel-sel tanaman. Adanya defisit air walaupun enteng dapat menghambat proses fisiologi tersebut, sampai-sampai laju perkembangan di bawah normal. Defisit air yang terus menerus dapat mengakibatkan kelayuan pada tumbuhan yang tidak bisa balik (irreversible) danmenyebabkan kematian. Suatu fakta di Indonesia menunjukkan, bahwa dengan pertumbuhan teknologi pertanian yang paling pesat menyebabkan keperluan air irigasi menjadi besar, suasana dimana air paling berharga mengakibatkan sistem irigasi yang tepat guna sangat diperlukan. Irigasi tetes ialah sistem guna memasok air (dan pupuk) tersaring ke dalam tanah melewati pemancar. Irigasi tetes memakai debit kecil dan konstan serta tekanan rendah. Air bakal menyebar di tanah baik ke samping maupun ke bawah sebab gaya kapiler dan gravitasi. Bentuk sebarannya tergantung pada jenis tanah, kelembaban, permeabilitas tanah dan jenis tanaman. Cocok untuk tumbuhan buah-buahan dan sayur-sayuran.

Mengapa Memakai Selang Untuk Irigasi Tetes

Selang Untuk Irigasi Tetes pada Tanaman Cabai

Sistem irigasi tetes bisa menghemat pemakaian air, sebab dapat meminimumkan kehilangan-kehilangan air yang barangkali terjadi laksana perkolasi, evaporasi dan aliran permukaan, sehingga mencukupi untuk diterapkan di wilayah pertanian yang memiliki sumber air yang terbatas. Irigasi tetes pada umumnya dipakai untuk tanaman-tanaman bernilai ekonomi tinggi, termasuk tumbuhan cabai. Hal ini sejalan dengan diperlukannya biaya mula yang lumayan tinggi, akan namun untuk ongkos produksi selanjutnya bakal lebih kecilsebab sistem irigasi tetes bisa menghemat ongkos pengadaanperlengkapan yang seringkali dapat dipakai untuk sejumlah kali musim tanam serta menghemat ongkos tenaga kerja guna penyiraman, pemupukan dan penyiangan.

Keuntungan Memakai Selang Untuk Irigasi Tetes

Pemberian air pada tumbuhan disesuaikan dengan jenis dan usia tanaman, sebab jenis dan umur tumbuhan menilai pertumbuhan akar yang selanjutnya menilai volume wilayah perakaran. Pada irigasi tetes, urusan ini paling penting sebab pemberian airmelulu mencakup wilayah volume perakaran dengan kadar air optimum. Permukaan tanah tidak seluruhnya bisa dibasahi, bakal tetapi melulu di sekeliling tanaman, secara gravitasi dan kapiler air dari penetes bergerak menjebol profil tanah sampai-sampai secara umum perkembangan akar tanaman ingin terpusat di wilayah dimana situasi untuk mengabsorpsi air lebih besar. Bila pemberian air tidak cukup dari volume wilayah perakaran, bakal menghambatpertumbuhan akar, Sebaliknya bila melebihi volume wilayah perakaran, akan meminimalisir efisiensi pemberian air atau terjadi pemborosan pemakaian air.

Irigasi Tetes memiliki kelebihan, yaitu:

  1. Efisiensi pemakaian air paling tinggi sebab evaporasi minimum, tidak terdapat gerakan air di udara, tidak terdapat pembasahan daun, serta pengairan dibatasi di dekat tanaman pokok. Penghematan air 30-50%. Efisiensi mendekati 100%.
  2. Respon tumbuhan terhadap sistem ini lebih baik dalam urusan produksi, kualitas, dan keseragaman produksi.
  3. Tidak mengganggu aerasi tanah, bisa dipadu dengan bagian hara,desakan rendah sampai-sampai tidak mengganggu ekuilibrium kadar lengas.
  4. Mengurangi pertumbuhan serangga, penyakit dan jamur sebab air yang diberikan.
  5. Penggaraman atau pencucian garam lebih efektif sebab ada isolasi lokasi. Gulma tidak tumbuh tanpa air.
  6. Lahan tidak terganggu sebab pengolahan tanah, siraman dan lain-lain. Serta, mengurangi dan meningkatkan saluran permukaan.
  7. Bisa ditaruh di bawah mulsa plastik, tidak terpengaruh angin,dapat diterapkan di wilayah bergelombang.

Untuk Meningkatkan Nilai Produksi Pertanian, Selang Untuk Irigasi Tetes, bahan nya juga harus diperhatikan kualitas nya. Pastikan Selang Irigasi Tetes merk TIC TAS.

Selang PE

Selang PE sebagai Selang Irigasi Tetes

Hubungi:

Bapak Adi Wijaya (PT Hidup Baru Plasindo)

>>> WA: 0888-5672-168 <<<

Bagikan ini :

Selang PE

Selang Irigasi Tetes salah satu metode di bidang Pertanian yang semakin banyak digunakan oleh para Petani. Selang Irgasi Tetes adalah jenis Selang PE.

Selang PE

Selang Plastik 4 Centimeter

Irigasi merupakan penyediaan dan pengaturan air untuk memenuhi kebutuhan tanaman dan Lahan Pertanian dengan meneteskan air di permukaan tanah. Penggunaan Selang PE Irigasi Tetes dapat dikombinasikan dengan penggunaan Mulsa Plastik. Metode Selang PE Irigasi Tetes menggunakan Selang PE Drip Irigasi Tetes, sangat efisen dalam menglokasikan air pada tanaman dan Lahan Pertanian. Dikatakan Efisien Air dikarenakan air yang dikeluarkan secara perlahan sedikit demi sedikit sehingga ada waktu untuk air menembus tanah, sehingga penggunaan air sangat efisien dan efektif. Oleh karena itu, dalam penggunaan jumlah air untuk Menyirami Tanaman, Metode Irigasi Tetes lebih efisien dibandingkan penyiraman secara konvensional. Ketersediaan akan air dan nutrisi bagi tanaman sangat penting bagi pertumbuhannya, begitu juga ketersediaan tambahan lain seperti pupuk.

Selang PE sebagai Selang Irigasi Tetes

Selang PE Drip Irigasi Tetes Menghemat Tenaga Kerja.

Kegiatan penyiraman Tanaman perlu perlu dilakukan setiap hari untuk menjamin tercukupinya kebutuhan air bagi tanaman. Kalau Tanaman Lahan Pertanian Besar, akan banyak membutuhkan waktu dan tenaga Kerja, jika menggunakan cara metode penyiraman konvensional. Saat ini, Biaya yang dikeluarkan untuk Penyiraman Air dengan menggunakan Sumber Daya Manusia untuk Tenga Kerja akan besar.

Selang Pertanian

Dengan menggunakan Teknologi Metode Selang Irigasi Tetes, proses penyiraman akan menjadi mudah dan sederhana. Dengan bantuan Pompa Air Listirk atau Diesel, Air yang dari penampungan didorong menuju Lahan Pertanian dan langsung membasahi permukaan Lahan Pertanian di bawah Mulsa Plastik Hitam Perak (kalau menggunakan Plastik Mulsa). Lama proses penyiraman pada metode Selang Irigasi Tetes ini tergantung dari banyak faktor. Faktornya disebabkan antara lain, Luas Lahan Pertanian dan Daya Dorong Pompa Air. Selain Penyiraman, Selang Irigasi Tetes dapat juga digunakan untuk memberikan dan mendistribusikan Pupuk kepada tanaman. Untuk Pupuk dan Nutrisi harus diperhatikan, untuk menggunakan Pupuk atau Nutrisi yang mudah larut  dalam air, agar tidak menyebabkan penyumbatan pada Selang Plastik nya.

Selang PE Drip Irigasi Tetes Meningkatkan Pendapatan Usaha Tani.

Untuk diketahui bersama disini bahwa biaya awal Pembelian dan Instalisasi Selang PE Irigasi Tetes memang cukup besar. Tapi Investasi Biaya Besar ini dapat bertahan hingga lebih dari 2 (dua) Tahun. Selain dapat bertahan hingga 2 (dua) Tahun atau bahkan lebih jika dirawat dengan baik, biaya besar yang dikeluarkan diawal pemasangan akan ditutup oleh hasil dari usaha tani yang dijalankan. Hasil Usaha yang meningkat disebabkan oleh penggunaan Irigasi Tetes dapat mengurangi Biaya Tenaga Kerja Manusia untuk Menyiram dan Memupuk. Selain itu, penggunaan Selang PE Irigasi Tetes dapat menambah efektifitas terpenuhinya kebutuhan Air bagi Tanaman Pertanian, maka Tanaman yang dihasilkan dapat meningkat yang sekaligus Pendapatan Hasil Usaha akan meningkat juga.

Drip Irigasi Sederhana Cabai

Keuntungan yang didapatkan dari budidaya tanaman menggunakan Selang PE Drip Irigasi Tetes lebih tinggi dibandingkan tanpa menggunakan Drip Irigasi Tetes. Biaya Investasi Tinggi Selang PE Drip Irigasi Tetes yang tinggi, dapat ditutup dari penghasilan tinggi yang didapatkan ketikan menggunakan Metode Teknologi Drip Irigasi Tetes.

Kesimpulannya bahwa penggunaan Drip Irigasi Tetes pada Lahan Pertanian perlu dipertimbangkan untuk dapat digunakan dan diterapkan, karena memiliki banyak keuntungan yang akan didapat jika menerapkan Selang Plastik Irigasi Tetes.

Jaringan Irigasi terdiri dari Selang Induk dan Selang PE Drip Irigasi Tetes. Selang Induk biasanya menggunakan Pralon PVC, tapi bisa diganti dengan Selang Plastik LDPE warna Hitam. Selang Plastik Drip Irigasi Tetes berbahan Plastik LDPE warna Hitam. Warna Hitam alami ini memiliki kelebihan, sulit ditembus cahaya matahari. Dengan tidak tertembus Sinar Matahari akan menurunkan resiko adanya penyumbatan yang disebabkan oleh lumut maupun alga. Jika terjadi penyumbatan akan mengganggu kinerja Sistem Drip Irigasi Tetes.

Untuk memastikan Selang Plastik Hitam LDPE

Selang Drip Irigasi di bawah Mulsa

dan Selang Plastik Drip Irigasi Tetes,

 

pastikan menggunakan Kualitas yang Baik, Kuat, Ulet sehingga dapat bertahan lama.

Selang Irigasi 3 Inch

Selang Plastik LDPE merk TIC TAS.

Hubungi:

Adi Wijaya.

PT Hidup Baru Plasindo.

>>> WA: 0888-5672-168 <<<

Bagikan ini :

Irigasi Tetes Tanaman Tomat

Selang Plastik Irigasi Tetes Tanaman Tomat (Drip Irrigation) merupakan salah satu sistem pengairan tanaman Tomat dengan menggunakan teknik yang dapat menghemat air dan pupuk dengan meneteskan larutan secara perlahan tetapi langsung pada akar tanaman. Sistem pengairan seperti ini yang kini mulai di terapkan oleh petani Tanaman Tomat.

Irigasi Tetes Tanaman Tomar

Pemilihan Sistem Irigasi yang tepat dapat menentukan keberhasilan pertumbuhan tanaman. Bagi tanaman, Pengaturan air sangat penting karena dari air juga yang mengontrol kebutuhan tanaman dan juga mengontrol ketersediaan oksigen dalam media di dalam perakaran.

Sistem Irigasi Tetes lebih aplikatif di tingkat petani dibandingkan dengan cara konvensional, karena investasi atau modal kerja yang di perlukan relatif tidak terlalu besar namun manfaat penghematannya cukup besar. Ada beberapa keuntungan yang didapat dari Sistem Irigasi ini jika menggunakan sistem irigasi tetes, diantaranya yaitu menghemat air. Dengan sistem irigasi tetes ini, kita bisa mengatur seberapa banyak air yang akan diberikan kepada tanaman sesuai dengan kebutuhan dan umur tanaman.

Kebutuhan Air pada Irigasi Tetes Tanaman Tomat

Irigasi Tanaman Tomat menghemat Air

Untuk Irigasi Tetes untuk Tanaman Tomat dengan umur satu minggu kebutuhan air hanya sekitar 100 mili liter per tanaman per hari, sedangkan untuk tanaman yang sudah besar dengan kondisi panas seperti pada musim kemarau biasanya tanaman tomat hanya mebutuhkan asupan air paling banyak satu liter dan pada musim penghujan seperti sekarang ini biasanya hanya kami beri air paling banyak 600 mili liter per tanaman per hari.
Selain Kebutuhan Air pada Irigasi Tetes untuk Tanaman Tomat, perlu juga lihat kondisi tanaman, jika pukul sebelas pagi tanaman tidak layu berarti pengairan sudah mencukupi, namun jika pada pukul sepuluh sampai pukul sebelas tanaman terlihat layu berarti air harus di tambah.

Keuntungan Irigasi Tetes Tanaman Tomat

Drip Irigasi Sederhana Cabai

Keuntungan dan Manfaat dari penggunaan sistem Irigasi Tetes Tanamn Tomat yaitu dapat mengurangi jumlah Tenaga Kerja Manusia dan otomatis dapat mengurangi biaya produksi yang biasanya digunakan untuk membayar Tenaga Kerja Manusia.
Contoh dari Jumlah Tenaga Kerja Manusia, Untuk mengairi Lahan Pertanian biasa membutuhkan lima orang tenaga kerja, namun dengan menggunakan sistem irigasi tetes cukup mempekerjakan 1 (satu) sampai 2 (dua) orang pekerja yang bertugas membuka kran untuk mengairi lahan.
Dengan menggunakan Sistem Irigasi Tetes, nutrisi atau pupuk bisa langsung di campur dan larutkan ke dalam air sehingga nutrisi tanaman juga bisa lebih dikontrol, kegitan yang bisa dilakukan sekaligus adalah Menyiram sekaligus memupuk.
Untuk mengurangi resiko infeksi penyakit terhadap tanaman lebih dipilih menggunakan air hujan yang sudah ditampung sebelumnya untuk mengairi tanaman daripada menggunakan air sungai yang dikhawatirkan telah terkontaminasi oleh bakteri maupun penyakit.
Tanaman Tomat merupakan tanaman yang mempunyai karakter kebutuhan air yang cukup tinggi namun tidak menyukai terlalu banyak air karena jenis perakarannya jika tergenang air sedikit saja akan mudah busuk.
Untuk media tanam, Tanaman Tomar lebih memilih media Cocopeat karena memiliki kelebihan, air tidak menggenang, media basah tapi rongga udara tetap ada sehingga akar bisa tetap mengambil oksigen. Selain daripada itu, kelebihan media cocopeat dapat dipakai kembali kurang lebih 3 (tiga) kali penggunaan siklus tanam.
Selang Drip Irigasi dengan Tandon Air
Pengolahan air merupakan salah satu usaha yang dilakukan untuk memanfaatkan air secara efektif dan efisien. Didalam pengelolaan air, bermacam-macam sistem dalam penyaluran air yang dapat dilakukan khususnya pada kegiatan pertanian, diantara sistem tersebut yang banyak dilakukan adalah dengan sistem Irigasi Tetes Tanaman Tomat. Dengan adanya Sistem Irgasi akan sangat membantu dalam penyediaan air pada kegiatan pertanian dan dapat memperlancar proses kegiatan budidaya tanaman pertanian Tomat. Sehingga penggunaan air pada kegiatan pertanian dapat dimanfaatkan secara efektif dan efisein dimana tidak adanya air yang terbuang secara percuma dalam pemberian air.
Untuk Irigasi Tetes untuk Tanaman Tomat, dibutuhkan Selang Plastik, gunakan Selang Plastik yang berKualitas Tinggi, seperti Selang Plastik merk TIC TAS.
Untuk Selang Plastik merk TIC TAS, hubungi:
Bapak Adi Wijaya.
Bagikan ini :

Drip Irigasi Sederhana

Pengelolaan air serta Sumber Air dengan Drip Irigasi Sederhana merupakan suatu proses yang terpadu dari pengambilan air, penyaluran, pengaturan, pengaliran, dan pembagian, pemakaian dan pemberian air irirgasi yang aman untuk usaha pertanian dan pembuangan kelebihan air dari lahan pertanian dalam jumlah dan saat yang tepat, dengan tujuan meningkatkan produksi tanaman dan pemanfaatan air secara ekonomis dan lebih bermanfaat dalam kegiatan pertanian.

Drip Irigasi Sederhana

Prinsip pengolahan air merupakan tindakan yang bertujuan mengatur dan memelihara air agar tersedia dalam jumlah dan mutu yang menandai pada saat yang diperlukan. Pengelolaan air tidak hanya mencakup segi teknik saja melainkan juga segi ekonomi, sosial, kelembagaan dan aspek-aspek lain yang bersangkutan dengan keberhasilan pelaksanaan pembangunan dan sarananya. Dibidang penelitian, perencanaan, perancangan, kontruksi, pelaksanaan, pemeliharaan dan rehabilitasi dari sarana irigasi dan drainase.

Drip Irigasi Sederhana Cabai

Kita memandang penting pengolahan air karena disamping untuk menjaga ketersediaan air dimassa yang akan datang, maka ada kaitannya dengan pertanian. Kita perlu melakukan pengembangan sumber-sumber air dan pemanfaatannya secara menyeluruh, sehingga cadangan air yang ada dapat dimanfaatkan secara efektif dan efisisen. Pengairan adalah suatu bidang pembinaan terhadap air, sumber air,  termasuk kekayaan alam dan hewani yang terkandung didalamnya, termasuk didalamnya yang diusahakan oleh manisia. Jadi pengolahan air sangat luas, tidak hanya terbatas untuk pertanian saja melainkan juga untuk mencukupi berbagai kepentingan hidup manisia dan mahkluk  hidup lainya.

Selang Pertanian

Drip Irigasi Sederhana Permukaan

Irigasi Permukaan merupakan metode sistem irigasi yang menyadap sumber air langsung di sungai, kemudian air irigasi dialirkan secara gravitasi melalui saluran sampai ke lahan pertanian. Disini dikenal saluran primer atau Induk dan sekunder, atau tersier. Pengaturan air ini dilakukan dengan pintu air.

Selang Drip Irigasi di bawah Mulsa

Manfaat irigasi permukaan Sawah atau Lahan Pertanian yang ada di sekitar sungai atau asal sumber air akan mendapatkan pengairan secara merata dengan air yang terus mengalir, masalah akan terjadi bila sungai yang mengaliri air ke sekitar sawah-sawah atau lahan-lahan pertanian mengalami surut air, sehingga air-air yang akan mengalir tidak akan merata sampai kesawah atau lahan pertanian yang letaknya di bawah, hanya sebagian atau lahan-lahanpertanian yang bagian atas saja yang akan mengalami pengairan. Metode irigasi permukaan dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu peluapan dan penggenangan bebas (tanpa kendali) serta peluapan penggenangan secara terkendali. Metode irigasi permukaan yang paling sederhana adalah peluapan bebas dan penggenangan. Air diberikan pada Lahan areal irigasi dengan jalan peluapan untuk penggenangan kiri dan kanan sungai yang mempunyai permukaan datar.

Drip Irigasi Sederhana dengan Tetes

Proses Pemberian air pada irigasi tetes dapat dilakukan dengan menggunakan alat aplikasi  yang dapat memberikan air dengan debit yang rendah dan frekuensi yang tinggi (kontinu dan terus-menerus) disekitar akar tanaman. Tekanan atau semburan air yang masuk ke alat aplikasi dan dikeluarkan dengan tekanan mendekati nol untuk mendapatkan tetesan yang terus menerus dan debit yang rendah. Drip Irigasi Sederhana dengan Tetes diklasifikasikan sebagai irigasi dengan tekanan rendah. Proses Irigasi Tetes, tingkat kelembaban tanah ada pada tingkat optimum, dapat dipertahankan.

Selang Plastik Irigasi Pertanian Tetes

Irigasi Tetes Sederhana mempunyai keunggulan dibandingkan dengan metoda irigasi lainnya, yaitu meningkatkan nilai ekonomis air, meningkatkan pertumbuhan tanaman dan hasil tanaman, meningkatkan efisiensi dan efektifitas pemberian pupuk, menekan resiko penumpukan garam, menekan pertumbuhan gulma, dan menghemat tenaga kerja manusia. Beberapa kelemahan dari irigasi tetes adalah memerlukan perawatan yang intensif, membatasi pertumbuhan tanaman, dan keterbatas.an biaya dan teknik.

Tetapi Kelemahan Irigasi Tetes, dapat ditutupi dengan Tingginya Tingkat Produktifitas dalam Drip Irigasi Sederhana.

Nilai Produktifitas Produksi Pertanian akan Tinggi jika, Selang Plastik sebagai Drip Irigasi Sederhana yang dipilih Selang Irigasi Tetes dengan Kualitas yang Tinggi, Terutama yang mempunyai Selang Plastik yang mempunyai Tingkat Ketahan yang lama, Ulet dan Kuat.

Pilihlah Selang Plastik Irigasi merk TIC TAS.

Hubungi: Bapak Adi Wijaya.

>>> WA: 0888-5672-168 <<<

Bagikan ini :

Irigasi Tetes Semangka

Hasil panen buah semangka dengan menerapkan sistem irigasi tetes ternyata melebihi harapan dan sangat memuaskan.

Sistem Irigasi Tetes Semangka ini sendiri menggunakan Selang Plastik Drip yang dilubangi setiap 25 cm, kemudian selang ditempatkan di sepanjang lubang Mulsa pada tanaman semangka yang telah dibuat. Tujuan adan Manfaatnya selain pengairannya merata, teknik metode ini juga bisa menghemat pemakaian air dan menghemat tenaga kerja.

Penerapan cara menanam dengan sistem irigasi tetes dilakukan karena banyak tanaman yang ditanam dengan metode konvensional tapi karen kurang air hasilnya tidak memuaskan atau air tersedia tetapi tidak diserap secara efektif oleh tanaman.

Karena harapan untuk memperoleh hasil maksimal banyak hal yang harus dilakukan salah satunya adalah merubah pola dengan metode yang tepar.

Maksud dan tujuan irigasi sendiri adalah pemberian air pada lahan-lahan pertanian untuk memenuhi kebutuhan tanaman supaya tanaman dapat tumbuh dengan baik dan sesuai harapan.

Pemberian air (penyiraman) umumnya dilakukan pada musim panas atau kemarau, dimana kandungan air didalam tanah sangat sedikit karena tidak turun hujan dalam waktu yang cukup lama.

Terdapat banyak jenis sistem dan metode irigasi untuk diterapkan, sesuai dengan kedaan topografi, biaya investasi maupun teknologi yang tersedia. Salah satu sistem irigasi yang cukup baik untuk tanaman semangka adalah Sistem IRIGASI TETES.

 Maksud Irigasi Tetes Semangka

Sistem Metode irigasi tetes atau disebut juga dengan “Drip Irrigation” atau “Trickle Irrigation“. Prinsip kerja Irigasi Tetes yaitu air dialirkan melalui pipa utama dan diteteskan tepat di area perakaran tanaman melalui Selang Drip Irigasi  sepanjang jalur tanaman.

Drip Irigation yang dipakai adalah Selang Plastik jenis LDPE berbentuk Pipih warna Hitam, ukuran yang dipakai dengan Lebar Pipih 4 centimeter (atau setara dengan pipa Pralon PVC ukutan 3/4 inch).

 

Selang Plastik 4 Centimeter

Selang Irigasi Setara Pralon 3 / 4 inch

Selang Irigasi Tetes

Selang Irigasi Drip

 

Jarak Lubang pada Selang menyesuaikan dengan jarak tanaman yang akan diairi, dengan cara melubangi Selang Plastik dengan jarum kecil. Tekanan Air yang keluar dan cara keluar air dapat diatur dengan cara menempatkan Stop Kran pada sambungan Pipa Utama dan Selang Drip Irigasi.

Selang Drip Irigasi Tetes

Selang Plastik untuk Drip Irigasi ini, Harga nya lebih ekonomis tetapi kualitas nya baik dan tahan lama. Pakailah Selang Plastik yang mempunyai Kualitas handal dari Pabrik Selang Plastik yang Selalu Utamakan Mutu.

PT Hidup Baru Plasindo, Selalu Utamakan Mutu sejak 1982, sampai sekarang dengan memakai biji plastik murni dan campuran UV Stabilizer, sebagai tambahan agar Selang Plastik terjamin ketahanan terhadap Lingkungan yang panas dan dingin berganti silih berganti.

Selang Plastik Drip Irigasi

Aplikasi Sistem Irigasi Tetes Semangka pada Berbagai Jenis Tanaman

Sistem Selang Plastik Irigasi Tetes Semangka (Drip Irrigation) selain untuk Semagka dapat diaplikasikan pada berbagai jenis tanaman yang ditanam berderet dan memiliki nilai ekonomi tinggi atau diharapkan menghasilkan Produktifitas Tinggi. Hal ini karena harga perangkat drip irigasi membutuhkan investasi awal yang Lumayan Banyak tetapi dapat menghasilkan Nilai Produktifitas Lebih Tinggi dari investasi awalnya, sehingga dapat menutupi biaya penyusutan perangkat metode irigasi tetes.

Jenis-jenis tanaman yang dapat menggunakan Sistem Metode Irigasi Tetes Semangka dan memiliki nilai ekonomis tinggi antara lain semangka, paria, mentimun, kacang panjang (seprti yang saya terapkan ini), cabe, tomat, melon dan lain sebagainya.

Aplikasi sistem metode irigasi tetes ini akan sangat efektif dan efesien diterapkan pada saat musim kemarau atau musim panas, pada lahan datar, tanah kering dan persediaan air terbatas.

Sistem metode irigasi tetes ini, air dialirakan dengan menggunakan pompa atau memanfaatkan gaya grafitasi.

Sumber Air Sistem Irigasi Tetes Selang Drip Irigasi dengan Tandon Air

Biaya instalasi sistem Irigasi Tetes Semangka memang cukup tinggi. Tapi Mahal atau Murah relatif sifatnya, dari segi efesiensi sistem irigasi tetes tidak terlalu mahal, masih terjangkau, meskipun tidak bisa dibilang murah.

Diawal akan cukup terasa investasinya, namun dimusim tanam berikutnya kita tidak lagi memikirkan biaya instalasi sistem irigasi tetes. Apalagi Selang Plastik Drip yang dipakai awet, tahan lama dan dapat digunakan berbulan-bulan (bahkan bertahun-tahun kalau digunakan dan dirawat dengan baik).

Irigasi Tetes pada Tanaman Cabai

Hubungi:

Bapak Adi Wijaya.

>>> WA: 0888-5672-168 <<<

 

Bagikan ini :

Irigasi Tetes Tanaman Cabai

Tanaman Cabai tergolong tidak tahan terhadap kondisi air yang terlalu tinggi oleh sebab itu pasokan cabai pasti menurun saat musim penghujan tiba, tetapi bukan berarti tanaman cabai tidak perlu air, Melainkan Tanaman cabai membutuhkan Air yang cukup. Dari Keadaan ini, para Petani memerlukan langkah yang tepat untuk mengantisipasi turunnya pasokan cabai.

Budidaya cabai dengan cara yang tepat dengan menggunakan varietas unggul, pengolahan lahan sampai dengan pemupukan mampu memproduksi hasil yang tinggi. Namun ada beberapa cara khusus untuk lebih bisa meningkatkan hasil dalam budidaya tanaman cabai agar mendapat keuntungan yang lebih tinggi. Irigasi Tetes Tanaman Cabai, merupakan Metode yang Efektif untuk dapat meningkatkan Produktifitas Tanaman Cabai.

Irigasi Tetes pada Tanaman Cabai

Irigasi Tetes Tanaman Cabai Merupakan Cara Pemberian Air yang Baik

Irigasi tetes merupakan cara Memberian air dengan jalan meneteskan air melalui Selang Irigasi disekitar Tanaman atau sepanjang bedengan  tanaman. Sebagian dari daerah perakaran yang terbasahi tetapi seluruh air yang ditambahkan dapat diserap dengan baik pada keadaan kelembapan
tanah rendah. Keuntungan cara ini adalah penggunaan air irigasi yang sangat efisien dan Efektif. Tingkat Nilai ekonomis air dengan menggunakan irigasi tetes lebih baik dibandingkan dengan irigasi permukaan.

Irigasi Tetes pada Tanaman Cabai di bawah Mulsa

 

Tanaman cabai merupakan tanaman yang sensitif terhadap kelebihan ataupun kekurangan air. Jika tanah menjadi kering dengan kadar air di bawah batas, maka tanaman akan kurang mengabsorpsi air karena kekurangan air sehingga menjadi layu dan lama kelamaan akan mati. Sebaliknya, ternyata pada tanah yang banyak mengandung air akan menyebabkan aerasi tanah menjadi buruk dan tidak menguntungkan bagi pertumbuhan akar, akibatnya pertumbuhan tanaman akan kurus dan kerdil.  (Aerasi tanah adalah kelancaran pergerakan atau pertukaran udara didalam tanah. Didalam tanah yang baik terdapat ruang-ruang (pori-pori) yang seharusnya terisi oleh udara yang disebut sebagai pori makro. Aerasi tanah berkaitan secara langsung dengan porositas tanah, perkembangan akar dan kesuburan tanah) Kebutuhan Air untuk tanaman cabai akan
meningkat seiring dengan pertumbuhan tanaman.

Selang Plastik Irigasi

Penggunaan Irigasi Tetes di kalangan petani masih minimal, karena biaya instalasi yang mahal, tetapi hal ini dapat diatasi dengan mengganti komponen sistem irigasi yang mahal menggunakan komponen yang sederhana tetapi dengan fungsi yang sama sehingga petani tetap bisa menggunakan sistem irigasi tetes dan mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Inovasi teknologi jaringan irigasi tetes di tingkat petani perlu dilakukan sehingga keuntungan yang didapatkan dalam irigasi tetes (penggunaan air efisien dan mempermudah pemberian air) dapat
diraih dengan biaya investasi yang terjangkau.

Komponen yang dibutuhkan untuk Irigasi Tetes  Tanaman Cabai antaral lain:

  1. Bak Penampung: Bak penampung berguna sebagai tempat tampungan air yang terbuat dari bahan plastik. Bak penampung ini diletakkan pada ketinggian kurang lebih 2,5 m, sehingga mendapatkan tekanan yang cukup. Tekanan ini akan mengeluarkan debit tetesan yang cukup.

Selang Drip Irigasi dengan Tandon Air

  1. Saluran Primer: Saluran primer adalah saluran penghubung antara bak penampung dengan saluran sekunder.
  2. Saluran Sekunder: Saluran Sekunder adalah saluran yang dipasang untuk mengalirkan air dari Saluran Primer ke saluran Selang Irigasi Tetes.
  3. Saluran Selang Plastik Irigasi Tetes: Selang Plastik Irigasi Tetes merupakan
    saluran yang dipasangkan untuk mengalirkan
    air dari saluran sekunder menuju penetes. Saluran ini terbuat dari Selang Plastik yang berdiameter 0,75 inch atau 4 Centimeter. Pengecilan secara bertingkat ini dimaksudkan agar dapat meningkatkan tekanan air yang
    mengalir Lubang Selang Plastik Irigasi Tetes.

Saluran Primer dan Saluran Sekunder, bahan nya dari Pipa Pralon PVC tetapi dapat di modifikasi dengan menggunakan Selang Plastik yang di klem ke Pralon untuk jalur yang lurus dan horizontal.

Untuk Kebutuhan Selang Plastik dan Selang Plastik Irigasi Tetes Tanaman Cabai, gunakan Produk yang mempunyai Kualitas Baik, Kuat, Ulet dan Tahan Lama. Selang Plasti Tic Tas, Selalu Utamakan Mutu, Sejak 1982.

Hubungi:

Bapak Adi Wijaya.

>>> WA: 0888-5672-168 <<<

Bagikan ini :

Selang Plastik Hitam

Pemberian Irigasi atau pengairan yang tidak tepat dapat menjadi penyebab utama rendahnya produktifitas tanaman dan pertanian. Hal ini dapat terlihat dengan jelas dari sebagian besar tanaman yang mati disebabkan terjadinya pembusukan akar akibat kelebihan air atau kematian tanaman disebabkan karena kekurangan air, karena pemberian irigasi dengan sistem tradisional yang diterapkan petani dalam memberikan air tanpa adanya takaran yang sesuai dengan kebutuhan tanaman. Oleh karena itu, diperlukan cara pemberian irigasi tetes dengan Selang Plastik Hitam yang terkontrol pada tanaman dan pertanian untuk peningkatan tingkat Produktifitas tanaman dan pertanian.

Selang Plastik Pertanian

Dalam pemberian air pada tanaman Petani harus memperhatikan kebutuhan air pada tanaman pertanian, apabila air yang di berikan pada tanaman pertanian tersebut berlebihan maka tanaman tersebut akan membusuk, dan apabila pemberian air pada tanaman kurang maka tanaman tersebut akan layu dan mati.

Irigasi secara umum didefenisikan sebagai penggunaan air pada tanah  untuk keperluan penyediaan cairan yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman.

Pemberian air irigasi dapat dilakukan dalam 5 (lima) cara:

1. Dengan  penggenangan.

2. Dengan menggunakan alur, besar atau kecil.

3. Dengan menggunakan air di bawah permukaan tanah melalui sub irigasi, sehingga  menyebabkan permukaan air tanah naik.

4. Dengan penyiraman

5. Dengan sistem cucuran.

Salah satu cara membuat tanaman subur dan sehat adalah dengan mengalirkan air yang sering sampai ke dalam akar. Metode irigasi tetes cocok digunakan untuk tanaman bunga, sayuran, pohon, semak dan tanaman rumah kaca, karena sistemnya yang terus menerus mengalirkan air tetes demi tetes. Dengan menggunakan sistem ini kita akan banyak sekali menghemat waktu dan uang karena kita tidak perlu menyiram air berlebihan setiap waktu yang hal ini akan sangat memboroskan pasokan air dan membuat tanaman rusak.

Selang Plastik Hitam untuk Metode Irigasi Tetes

Irigasi sisitem cucuran, juga disebut irigasi tetesan (drip), terdiri dari jalur Pipa  yang ekstensif biasanya dengan diameter cukup yang memberikan air yang  tersaring langsung ke tanah dekat tanaman. Alat pengeluaran air pada pipa dengan menggunakan Selang Plastik Hitam yang berukuran kecil (biasanya ukuran 4 centimeter. Dari Selang Irigasi, air menyebar secara menyamping atau tegak sesuai dengan arah yang dikehendaki.

Selang Plastik untuk Irigasi Tets

Pada irigasi tetes hanya daerah perakaran tanaman yang diberi air, dan dengan pengelolaan yang tepat, kehilangan Perkolasi menjadi minimal. Evaporasi Air dari tanah bisa lebih rendah karena hanya sebagian dari luasan permukaan tanah yang basah.

Perkolasi adalah proses mengalirnya air ke bawah secara gravitasi dari suatu lapisan tanah ke lapisan di bawahnya, sehingga mencapai permukaan air tanah pada lapisan jenuh air.

Evaporasi adalah proses perubahan molekul di dalam keadaan cair (contohnya air) dengan spontan menjadi gas (contohnya uap air). Proses ini adalah kebalikan dari kondensasi. Umumnya penguapan dapat dilihat dari lenyapnya cairan secara berangsur-angsur ketika terpapar pada gas dengan volume signifikan.

Kebutuhan tenaga kerja manusia lebih rendah karena sistem ini dapat dioperasikan secara otomatis. Pengurangan kehilangan perkolasi dan evaporasi akan menghasilkan penggunaan air yang ekonomis dan hemat. Gulma dapat lebih mudah dikendalikan, terutama pada daerah lahan yang tidak diairi. Bakteri, hama dan penyakit lain yang tergantung pada lingkungan yang lembab dapat berkurang, karena bagian tanaman yang ada diatas tanah umumnya kering.

Keuntungan Irigasi Tetes dengan Selang Plastik Hitam

Keuntungan sistem ini adalah sedikit menggunakan air untuk menyirami, air tidak terbuang percuma, dan penguapan atau evaporasi bisa diminimalisir. Irigasi Tetes sederhana bisa dijadikan pilihan untuk mengatasi masalah kekeringan atau sedikitnya persediaan air di lahan – lahan kering. Irigasi Tetes Sederhana dilakukan dengan tujuan untuk memanfaatkan ketersediaan air yang sangat terbatas secara efisien.

Prinsip dasar Irigasi Tetes sederhana ini adalah memompa air ke penampungan air (water torn) setinggi 3 meter dan mengalirkannya ke tanaman dengan perantara pipa dan Selang Plastik Hitam yang dilubangi dengan jarak sesuai jarak antar tanaman. Penyiraman dilakukan sebanyak 2 (dua) kali sehari, pagi dan petang selama 10 menit s/d 12 menit tergantung fase pertumbuhan tanaman. Sistem tekanan air rendah ini menyampaikan air secara lambat dan akurat pada akar – akar tanaman, tetes demi tetes.

Selang Irigasi Tetes

Metode pengairan dengan irigasi Tetes sederhana ini dilakukan dengan instalasi jaringan pipa air dengan menggunakan Pipa Pralon PVC (polivinilchlorida) pada tiap bedengan tanaman. Komponen utamanya adalah pipa paralon, Selang Plastik Hitam, pompa air dan tandon air. Pipa yang berdiameter lebih besar digunakan sebagai pipa utama, sementara yang lebih kecil (3/4 inch) digunakan sebagai Selang Irigasi Tetes. Pipa utama berfungsi sebagai pembagi air ke setiap Selang Irigasi. Selang Plastik Hitam untuk Irigasi Tetes diberi Lubang sesuai jarak tanaman.

Dibandingkan dengan penyiraman sistem semprot yang memerlukan jumlah air yang banyak, sistem pengairan Selang Irigasi ini lebih menghemat air. Sistem semprot membutuhkan air yang amat sangat banyak, sementara tanah tidak diberi waktu yang cukup untuk menyerap air. Hasilnya air akan lolos di permukaan mengakibatkan erosi. Irigasi pipa ini tidak membuang – buang air, tidak menyebabkan erosi dan sedikit air yang menguap sehingga cukup dapat menghemat air. Dan air memiliki waktu untuk menyerap ke dalam dan secara kapiler keseluruh area perakaran.

 

Untuk Kebutuhan Selang Plastik Hitam untuk Irigasi Tetes, Hubungi:

Bapak Adi Wijaya.

>>> WA: 0888-5672-168 <<<

 

Bagikan ini :

Irigasi Tetes

Irigasi tetes adalah Cara Pemberian Air secara perlahan di atas atau di bawah permukaan tanah dengan meneteskan air diatas permukaan, dibawah permukaan, penggelembungan, atau pemancar.

Pemberian irigasi yang tidak tepat dapat menjadi penyebab utama rendahnya tingkat produktifitas tanaman. Hal ini terlihat dengan jelas dari sebagian besar tanaman yang mati disebabkan terjadinya pembusukan akar akibat kelebihan air atau kematian tanaman disebabkan karena kekurangan air, karena pemberian irigasi sistem tradisional yang diterapkan petani memberikan air tanpa adanya takaran yang sesuai dengan kebutuhan tanaman. Oleh karena itu, diperlukan pemberian sistem irigasi yang terkontrol pada tanaman untuk peningkatan tingkat produktifitas tanaman dan pertanian.

Air Irigasi ini bisa langsung diberikan tepat ke zona perakaran dan dengan volume yang tidak berlebihan. Teknologi ini bisa membuat petani lebih hemat 70 persen dibanding irigasi alur.

Penghematan Air ini akan terasa dampak positif, melihat sisa pemborosan tersebut bisa digunakan untuk industri, air minum, dan kebutuhan pokok lainnya.

Irigasi adalah suatu daya upaya yang dilakukan manusia untuk mengairi lahan pertanian. Saat ini sudah banyak model irigasi yang dapat dilakukan oleh manusia. Pada zaman dahulu, jika persediaan Air yang ada melimpah karena tempat yang dekat dengan sungai atau sumber mata air, maka irigasi akan dilakukan dengan mengalirkan air yang ada ke lahan pertanian. Namun, Aktifitas Irigasi juga biasa dilakukan dengan membawa Air dengan menggunakan wadah yang kedap air kemudian menuangkan pada tanaman satu per satu. Untuk Kegiatan Irigasi dengan model seperti tersebut itu, di Indonesia biasa disebut menyiram.

Penggunaan air dengan menggunakan sistem ini pada tanaman budidaya dapat meningkatkan efisiensi penggunaan air. Pemberian air yang cukup dan baik adalah hal paling utama yang sangat dibutuhkan oleh tanaman. Selain pemberian pupuk dan nutrisi setiap tanaman mencoba mengabsobsi kadar air secukupnya dari tanah untuk pertumbuhan dan perkembangan.

Manfaat Penggunaan Irigasi Tetes

  • Pemberian Air pada tanaman bersamaan dengan pupuk dan nutrisi atau zat hara yang telah dicampur akan lebih efisien dan efektif.
  • Sistem irigasi ini tidak memerlukan lahan yang luas untuk pemasangan sarananya.
  • Tidak memerlukan Tenaga Kerja Manusia yang banyak.

Teknologi seperti ini cocok diterapkan pada Lahan Pertanian yang kering dengan Topografi yang Relatif Landai.

Pada pertanian dengan skala besar, Sistem Irigasi ini cocok untuk sistem pertanian berjajar, untuk buah-buahan, juga Sistem Irigasi yang di dalam greenhouse. Sistem Irigasi ini juga menjadi sarana penting di negara-negara maju di seluruh dunia dalam solusi pasokan Air yang terbatas. Irigasi ini dirancang secara khusus untuk pertanian bunga-bungaan, sayuran, tanaman keras, Greenhouse, dan Bedengan.

Irigasi Tetes pada Pohon Pisang

Kelebihan Irigasi Tetes

Dibandingkan dengan sistem sprinkler atau penyiram taman dengan sistem semprot, sistem irigasi ini jauh lebih efektif dan efisien. Pada sistem sprilkel diperlukan sebanyak 400 (empat ratus) galon air per jam, sementara tanah yang disiram tidak diberi waktu untuk menyerap air. Sebagai Hasilnya air yang disiram lolos di permukaan tanah dan mengakibatkan erosi. Sementara dengan sistem irigasi ini air bisa dihemat hingga 50% (lima puluh persen).
Sistim biasa juga disebut Drip irrigation tidak membuang-buang air, tidak menyebabkan erosi dan sedikit air yang menguap. Air yang disiram memiliki waktu yang cukup untuk menyerap ke dalam dan secara kapiler ke seluruh area perakaran. Sebagai hasilnya, drip irigasi memiliki efisiensi hingga 95% dibanding sistem sprinkler yang hanya 50% – 65%. Dengan penambahan pengatur waktu (timer) yang diprogram, sistem irigasi mikro ini secara otomatis akan menyiram ke tanaman dengan jumlah air yang cukup dan tepat setiap hari sementara anda bisa melakukan aktifitaslain di rumah atau bisa tenang bepergian.
Sistem Irigasi Drip Tetes dengan Selang Plastik ini relatif cepat, mudah untuk dirakit dan dapat digunakan berulang kali (kalau dirawat dengan baik dapat bertahan sampai lama). Dalam kondisi iklim saat ini, yang tidak menentu dan ketersediaan air yang sangat terbatas, kita bisa menerapkan dan mengembangkan teknologi pengairan dengan Selang Plastik pada budidaya tanaman cabe terutama di musim kemarau.
Selang Irigasi Tetes
Selang Plastik merupakan Sarana yang diperlukan untuk Metode Drip Irigasi ini. Pastikan Selang Plastik yang digunakan untuk Metode ini, mempunyai Kualitas yang Baik, Kuat, Ulet dan Tahan Lama.
Pabrik Selang Plastik TIC TAS, Hubungi Bapaka Adi Wijaya.
Bagikan ini :