Selang Drip Irigasi

Air merupakan kebutuhan Pokok dalam kegiatan Pertanian. Irigasi Tetes salah satu metode di bidang Pertanian yang sudah banyak digunakan oleh para Petani. Irigasi merupakan penyediaan dan pengaturan air untuk memenuhi kebutuhan tanaman dengan meneteskan air di permukaan tanah. Penggunaan Irigasi Tetes dapat dikombinasikan dengan penggunaan Mulsa Plastik. Metode Irigasi Tetes menggunakan Selang Drip Irigasi, sangat efisen dalam menglokasikan air pada tanaman.

Selang Drip Irigasi

Hal ini dikarenakan air yang dikeluarkan perlahan sedikit demi sedikit sehingga ada waktu untuk air meresap ke tanah, sehingga penggunaan air sangat efisien dan efektif. Oleh karena itu, dalam penggunaan jumlah air, Metode Irigasi Tetes lebih efisien dibandingkan penyiraman secara konvensional. Ketersediaan air bagi tanaman sangat penting bagi pertumbuhannya, begitu juga ketersediaan tambahan lain seperti pupuk.

Selang Drip Irigasi menghemat Air, Pupuk dan Sumber Tenaga Kerja Manusia

Kegiatan penyiraman perlu perlu dilakukan setiap hari untuk menjamin tercukupinya kebutuhan air bagi tanaman. Kalau Lahan Pertanian Tanaman Besar, akan banyak membutuhkan waktu dan tenaga jika menggunakan cara metode penyiraman konvensional. Saat ini, Biaya yang dikeluarkan untuk Penyiraman Air dengan menggunakan Sumber Daya Manusia akan besar.

Dengan menggunakan Teknologi Metode Irigasi Tetes, proses penyiraman akan menjadi mudah dan sederhana. Dengan bantuan Pompa Air, Air yang dari penampungan didorong menuju Lahan Pertanian dan langsung membasahi permukaan Lahan Pertanian di bawah Mulsa Plastik (kalau menggunakan Plastik Mulsa). Lama proses penyiraman pada metode Irigasi Tetes ini tergantung dari banyak faktor. Faktor itu antara lain, Luas Lahan Pertanian dan Daya Dorong Pompa Air. Selain Penyiraman, Irigasi Tetes dapat juga digunakan untuk memberikan dan mendistribusikan Pupuk kepada tanaman. Untuk Pupuk harus diperhatikan, untuk menggunakan Pupuk yang mudah larut  dalam air, agar tidak menyebabkan penyumbatan pada Selang Plastik nya.

Selang Drip Irigasi dengan Tandon Air

Selang Drip Irigasi menghemat Biaya Produksi Pertanian

Harus diketahui bersama bahwa biaya awal Pembelian dan Instalisasi Selang Irigasi Tetes memang cukup besar. Tapi Biaya Besar ini dapat bertahan hingga lebih dari 2 (dua) Tahun. Selain dapat bertahan hingga 2 (dua) Tahun, biaya besar yang dikeluarkan diawal pemasangan akan ditutup oleh hasil dari usaha tani yang dijalankan. Hal ini disebabkan oleh penggunaan Irigasi Tetes dapat mengurangi Biaya Tenaga Kerja Manusia untuk Menyiram dan Memupuk. Selain itu, penggunaan Irigasi Tetes dapat menambah efektifitas terpenuhinya kebutuhan Air bagi Tanaman Pertanian, maka Tanaman yang dihasilkan dapat meningkat yang sekaligus Pendapatan Hasil Usaha akan meningkat juga.

Keuntungan yang didapatkan dari budidaya tanaman menggunakan Irigasi Tetes lebih tinggi dibandingkan tanpa menggunakan Irigasi Tetes. Biaya Investasi Tinggi Selang Plastik Irigasi yang tinggi, dapat ditutup dari penghasilan tinggi yang didapatkan ketikan menggunakan Metode Teknologi Irigasi Tetes.

Selang Plastik Drip

Dari penjelasan yang telah dilakukan, dapat diambil sedikit kesimpulan bahwa penggunaan Selang Plastik Irigasi Tetes pada Lahan Pertanian perlu dipertimbangkan untuk dapat digunakan dan diterapkan, karena memiliki banyak keuntungan yang akan didapat jika menerapkan Selang Plastik Irigasi Tetes.

Jaringan Irigasi terdiri dari Selang Induk dan Selang Irigasi Tetes. Selang Induk biasanya menggunakan Pralon PVC, tapi bisa diganti dengan Selang Plastik LDPE warna Hitam. Selang Plastik Irigasi Tetes berbahan Plastik LDPE warna Hitam. Warna Hitam ini memiliki kelebihan, sulit ditembus cahaya matahari. Dengan tidak tertembus Cahaya Matahari akan menurunkan resiko adanya penyumbatan yang disebabkan oleh lumut maupun alga. Jika terjadi penyumbatan akan mengganggu kinerja Sistem Irigasi Tetes.

Bagikan ini :